3 Keuntungan Menempati Kawasan Perumahan Green Property di Surabaya



Sejauh ini, harga rumah di Surabaya sangat dipengaruhi oleh konsep properti hijau. Pernah mendengar sebelumnya? Konsep ini menonjolkan keterpaduan hunian modern dengan alam yang masih natural. Bahkan Surabaya pernah masuk 19 besar dan menerima penghargaan gara-gara konsep properti hijaunya. Bagi masyarakat luas seperti Anda, apa saja keuntungannya?


1. Penggunaan Air Lebih Hemat
Terkesan sepele dan kadang memang disepelekan tetapi hal inilah yang kerap diresahkan oleh penghuni perumahan di kota. Pohon di kota tidak sebanyak di daerah pedesaan. Akibatnya, perbendaharaan air yang dikandung alam jadi minim. Sebagai warga kota yang baik, maka jauh lebih baik bila penggunaan air berdasarkan kebutuhan saja. Tidak boros agar bisa untuk memenuhi yang lain.
Semakin hemat penggunaan airnya, diyakini akan mudah berbaur dengan alam. Bandingkan dengan perumahan yang boros penggunaan airnya. Begitu habis pada musim kemarau, mau tidak mau air kotor pun dimanipulasi agar kelihatan bersih. Air yang seperti ini, meskipun tampak bening, dari segi higenis kurang bagus.
Untungnya, properti hijau di bidang perumahan Surabaya sudah menerapkan konsep ekologis. Desain rumah yang dikembangkan sudah dirancang sedemikian rupa. Sehingga berbeda daripada rumah kebanyakan. Untuk membuat suatu rumah penggunaan airnya irit tentu tidak mudah. Mereka perlu modal yang tidak sedikit.
Tapi efeknya bisa dirasakan secara luas. Dampak penghematan air, kegiatan distribusi air ke daerah-daerah Surbaya jadi lebih rutin. Tidak timpang sebelah. Jadi, tidak ada istilah rebutan air dan dimanipulasi oleh orang besar lagi. Semua berjalan sesuai harmoni yang baru saja diciptakan oleh konsep properti hijau ini.

2. Penghematan Daya Konsumsi Listrik
Sejak subsidi listrik dicabut, banyak orang yang mengeluh. Spanduk dan teriakan ketidakadilan menggema di mana-mana. Tapi, di Surabaya kurang begitu terdengar teriakan semacam itu. Meski subsidi listrik dicabut, tetapi biaya pengeluaran bulanan toh masih minim.
Perumahan dengan konsep properti hijau ini juga berkorelasi dengan energi terbarukan yang ada. Para pengembang berusaha keras menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar benar-benar tercipta hunian yang ramah lingkungan. Tak terkecuali kerja sama dengan para pakar dan teknisi di bidang instalasi listrik.
Semakin tinggi daya konsumsi listrik pun bisa menyebabkan harga rumah di Surabaya gonjang-ganjing. Kurang stabil. Sementara penggunaan listrik pada kultur modern sangat vital bahkan menjadi kebutuhan yang paling utama. Bila konsumsinya mahal, tentu akan jadi beban ketika bekerja. Dampaknya bisa mengurangi produktivitas dan hanya diisi dengan keluhan.
Inilah keuntungan adanya konsep green property di Surabaya. Maka tak heran kalau Surabaya sering dapat tepuk tangan dari pengamat properti dari mancanegara. Untuk ke depannya kira-kira akan diberlangsungkan pula konsep yang lebih ekologis dan dinamis. Konsep ini diharapkan jadi inspirasi pembangunan properti di daerah lain.

3. Mendapat Keringanan IMB
Proses sertifikasi semacam IMB sering jadi buah bibir di kalangan konsumen properti. Tingginya biaya yang ditetapkan membuat beberapa pihak enggan untuk meng-upgrade dari status ilegal jadi legal. Akibatnya, sengketa lahan ada di mana-mana. Banyak pihak yang kurang bertanggung jawab memanfaatkan situasi tersebut.
Sementara pihak pemerintah tidak bisa berbuat banyak. Namun berkat hadirnya green property, standardisasi pemerolehan IMB berubah. Bukan tidak mungkin kalau seluruh wilayah Surabaya nantinya bisa mengikuti jejak Bali. Soalnya di Bali, pada akhir tahun 2019 akan dilegalkan seluruh wilayahnya, termasuk area perumahan.
Besaran beban biaya sertifikasi IMB akibat konsep properti hijau menurun drastis. Keringanan yang diberlakukan oleh pemerintah melonjak antara 30-50%. Ini khusus untuk properti hijau saja. Sebab, untuk mendirikan bangunan saja memerlukan biaya yang cukup besar. Belum lagi keterkaitan dengan pihak-pihak lain.
Terutama pihak yang berurusan dengan inovasi konsep ekologis yang diusung. Ada kriteria khusus sebuah bangunan dikatakan ramah lingkungan. Antara lain melingkupi tapak bangunan, intensitas air bersih, bebas limbah, kualitas material, sirkulasi udara dalam ruangan, dan pemanfaatan energi terbarukan.
Keenam syarat itu wajib dimiliki rumah yang mengaku berkonsep ramah lingkungan. Apakah sebuah hunian biasa bisa di-upgrade dan masuk ke ranah properti hijau? Bisa saja, asalkan dikonsep ulang lagi. Soalnya, sebuah rumah yang berdiri hampir tidak mungkin dimasuki keenam syarat itu sekaligus dalam waktu yang sama.

Tahukah Anda? Rupanya konsep properti hijau atau green property berpotensi menyelamatkan lingkungan dari potensi kerusakan. Tentu saja imbasnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang panjang.
Satu hal yang pasti, harga rumah di Surabaya akan naik seiring dengan meningkatnya nilai jual tanah yang ada di sekitar. Jika ada kesempatan, Anda sebaiknya segera berinvestasi di Surabaya dan merasakan sendiri bagaimana konsep green property itu akan memudahkan hidup Anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Keuntungan Menempati Kawasan Perumahan Green Property di Surabaya"

Post a Comment